TINGKAH POLAH PAPAN IKLAN

Penulis: Surianto Rustan.

Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis MacroAd, George Samuel, menuturkan: prospek media luar ruang akan didominasi iklan digital, dan papan iklan konvensional sudah mulai tak aman. Pengiklan beralih ke iklan digital LED.

Terbukti di sepanjang tol Jakarta – Alam Sutera misalnya, bisa ditemui sedikitnya 30 papan iklan konvensional yang belum laku, begitupun di tol bandara & di jalan-jalan lain seputar Ibukota, banyak papan iklan kosong.

Walaupun belum sempat diklasifikasi dengan seksama, tapi setidaknya ada 7 jenis:

1. Kerangka/jasad tanpa identitas.

2. Kerangka/jasad dengan identitas/nomor kontak.

3. Bergambar.

4. Seakan-akan kampanye sosial/iklan layanan masyarakat (go green, macet, sampah, dll).

5. Disinyalir bisnis sampingan.

6. Disinyalir foto keluarga.

7. Absurd.

Berikut ini foto-fotonya:

Jasad tanpa identitas.
Kerangka tanpa identitas.
Bergambar. Tapi bukan logo CorelDraw!
Seakan-akan kampanye sosial angkutan umum.
Seakan-akan kampanye sosial jangan buang sampah sembarangan.
Bergambar. Ucapan selamat berpuasa & berlebaran.
Disinyalir bisnis sampingan (atau bisnis utama?).
Disinyalir foto bininya (pas jalan2 ke Belanda).
Absurd. Mungkin juga foto anaknya pas lagi jalan2 ke gunung Gede.

Tulisan ini sekedar intermezzo. Mohon jangan dimasukkan ke hati, tapi dijadikan pemicu diri untuk selalu mawas melihat gejala & tanda di sekitar kita, dan siap menghadapi perubahan apapun di industri & dunia.

___

Referensi:

bisnis.tempo.co/amp/1155559/2019-belanja-iklan-di-media-digital-naik-lebih-dari-20-persen

_____

Kalau mau share konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya boleh saja, asal menyertakan nama penulis & referensi. Terima kasih atas pengertiannya.

2 Replies to “TINGKAH POLAH PAPAN IKLAN”

  1. Saya seorang akuntan yang suka desain grafis. Dari dulu sebenarnya saya ingin masuk jurusan desain tapi orang tua tidak memperbolehkan. Walaupun saya sudah bekerja sebagai akuntan tetapi saya tetap mencintai desai grafis, Saya juga belajar desain grafis dengan mengikuti kelas kursus desain dan berlatih secara otodidak. Yang ingin saya tanyakan adalah:
    1. Apakah ada kesempatan bagi saya untuk bisa memulai karir di desain grafis?
    2. Umur saya sudah 27 tahun apakah sudah terlambat bagi saya?
    3. Bagaimana saya bisa memulai karir di desain grafis dengan latar belakang saya yg tidak ada hubungannya dengan desain grafis?
    4. Apakah saya harus memulai dengan jalur freelance atau dengan mengikuti website freelance desain grafis secara online untuk mengumpulkan portofolio?
    5. Apa yang sebaiknya harus saya lakukan untuk bisa memulai karir di desain grafis?

    Maaf jika pertanyaan saya terlalu banyak, Terima kasih

    1. 1. Apakah ada kesempatan bagi saya untuk bisa memulai karir di desain grafis?
      Tentu kesempatan tsb terbuka lebar buatmu.

      2. Umur saya sudah 27 tahun apakah sudah terlambat bagi saya?
      Tidak ada kata terlambat koq, krn sifatnya freelance, bukan kerja kantoran, atau yg ada persyaratan fisiknya, spt pilot, dll.

      3. Bagaimana saya bisa memulai karir di desain grafis dengan latar belakang saya yg tidak ada hubungannya dengan desain grafis?
      kalo bekerja sbg freelancer desain grafis mah klien tdk akan meminta CV spt kerja di kantoran. jd santai saja, bisa dari jurusan manapun yg tdk ada hubungannya dengan desain, yang penting cuma 1: portfolio. kualitas desainnya bagus apa ngga. erjanya profesional ga, sesuai deadline ga. harganya bagus ga. itu aja sih.

      memulai kariernya bisa dengan eksis di medsos, IG, Fb, pajang portfolionya di sana, bikin/fwd2 artikel tentang desain yg bermanfaat bagi orang lain, banyakin followers, rajin promo dengan bikin studi kasus dr klien yg pernah dikerjakan, banyak ikutan komunitas apapun, bisa jadi teman2 di komunitas itu akan menjadi klien kamu. Sering ikut acara2, perbanyak kenalan & relasi, Hubungan yg baik dengan teman2 sekolah yg dulu, dengan sanak saudara, dengan siapapun. Dari situlah kita akan mendapat klien. Desain kumpulan portfolio yg keren dr karya2 yg pernah kita buat, dibikin pdf supaya mudah disend via email/chat, dll. bikin website protfolio, dll Btw semua ini saya tulis secara mendetil di buku saya Bisnis Desain. Sudah baca?

      4. Apakah saya harus memulai dengan jalur freelance atau dengan mengikuti website freelance desain grafis secara online untuk mengumpulkan portofolio?
      Bisa sekaligus 2-2nya silahkan saja. (Jawaban ini khusus utk pemula saja, tidak utk yg sudah berkecimpung lama di desain grafis)

      5. Apa yang sebaiknya harus saya lakukan untuk bisa memulai karir di desain grafis?
      tiap hari harus mendesain apapun, tiap hari harus baca buku2 desain/lihat2 karya desain profesional, bukan yg ada di pinterest/instagram. tp dari website pada desainer pro di luar negeri, caranya? di google ketik: world graphic designer, nanti keluar deh nama2 mereka, telusuri terus sampai ke website mereka & karya2nya spt apa. pelajari karya2 tsb, tiru saja langsung, tp tdk utk diaplikasikan utk proyek klien, hanya utk belajar pribadi. Pelajari juga pemikiran mereka. Yang lainnya bisa dilihat di jawaban no.3

      Mungkin itu yg bisa saya utarakan. Mudah2an bermanfaat.

Leave a Reply to surianto Cancel reply

Your email address will not be published.