Menjadi desainer grafis harus kuliah dulu? Riset, analisa, strategi, tidak dimiliki orang awam?

Dark Pane
Selamat Pagi Pak Surianto.
Maaf sebelum nya subuh-subuh saya bertanya hehe.
Gini Pak, saya mau bertanya. Apakah untuk menjadi seorang desainer grafis itu harus kuliah DKV dulu?
Apa itu tidak harus Pak?
Terkait kalau yang harus kuliah itu pasti mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk kuliah itu sendiri.
Nah, jika ada orang yang ekonomi nya bisa di katakan tidak mencukupi, tetapi dia sangat ingin belajar menjadi desainer grafis itu gmn pak?
Apakah ada ketentuan untuk harus kuliah DKV dulu Pak?

Sebelum nya terima kasih Pak Surianto, maaf sekali lagi menggangu subuh-subuh. Hehehe
Mohon Pencerahannya.
Sekali lagi terima kasih..

surianto rustan
Halo Mas,
Mohon maaf baru balas sekarang krn kebetulan seminggu kemarin sedang sibuk.
mengenai hal yang ditanyakan, jawabannya relatif, sangat tergantung dari kapasitas & kemampuan pribadi yang bersangkutan.
karena pada prakteknya banyak juga mahasiswa dkv yang setelah luluspun tidak bisa mendesain dengan baik. namun kalau belajar secara formil memang menambah wawasan tentang desain, dan cara berpikir desain (design thinking), tidak cuma sekedar ketrampilan menggambar atau software (ini mah bisa dipelajari sendiri).

Mungkin kita harus melihat secara lebih luas. sekarang ini sudah tahun 2013, pilihan terhadap jalan hidup super banyak sekali. bolehlah kalau
dulu profesi cuma terbatas (ingat pas wakt kecil kita ditanya cita2nya mau jadi apa), paling2 guru, dokter, arsitek, polisi, dll.
sekarang sudah era digital, warnet ada di mana2, nonton film, cek email, browsing bisa dari hp. informasi bisa dicari dengan mudah,
termasuk ilmu2 desain, kesempatan kerja, dll. begitu juga profesi yang sudah sangat beraneka macam dan tidak dapat diduga. teman saya seorang ibu rumah tangga bisa nyambi kerja sbg content updater website2 di Eropa, kerjanya dari rumah di Jakarta. Ada lagi teman saya yang
kerjanya sebagai social media strategist, dia membuat program2 promosi perusahaan khusus untuk media2 sosial spt di Fb, Twitter, dll.

Maksud saya, sebaiknya pola pikir kita terhadap profesi itu juga berkembang, jangan terbatas. desain grafis pun sekarang (sebetulnya
sudah dari dulu, cuma orang2 baru ngeh sekarang) sudah sangat menempel dengan bisnis, marketing, dengan IT, dengan arsitektur, dengan desain produk, interior, animasi, perfilman, broadcasting, dll. jadi tidak hanya di media bidang datar seperti kertas atau cetakan, karena itulah
istilahnya pun disesuaikan menjadi desain komunikasi visual.

Saya pikir jaman sekarang ini, bagi yang sekolah maupun tidak, yang penting itu KREATIF dan KERJA KERAS. banyak cerita tentang anak tidak lulus SD tapi bisa jadi milyarder, atau anak orang miskin dari desa yang bisa sekolah sampai ke luar negeri.

Apabila merasa berat mengambil S1, mungkin dengan kursus dulu, yang penting bisa mengenal desain lebih banyak, lalu harus praktek
terus-menerus, latihan terus, baca / lihat banyak buku2 dan artikel2 di internet, jauhi diri dari minder karena tidak bisa bhs inggris.
belajar bahasa inggris sedikit2, nonton film2 berbahasa inggris, buku, liat website berbahasa inggris, nanti lama2 juga bisa. maklum, ilmu
desain asalnya dari Eropa, jadi minimal dengan membaca buku2 mereka kita jadi bisa memahaminya.

jadi kesimpulannya:
– perlu sekolah formal atau tidak, sangat tergantung pada pribadi masing2
– jaman sekarang toh profesi sangat beragam dan kesempatan sangat terbuka luas
– semua tergantung pada kreatifitas manusianya

Gitu Mas Dark Pane,
itu yang setahu saya, mudah2an bisa membantu.
Apabila ada yang mau ditanyakan lagi silahkan, dengan senang hati saya menjawabnya.

Terima kasih

Dark Pane
Halo Pak,
Wah iya Pak saya mengerti sekarang. Berati itu semua tergantung pada diri masing2 ya pak.
tadi nya saya sempet minder Pak, karena belum bisa kuliah dkv.
sebenernya ada keinginan sekali untuk masuk institusi atau kuliah dkv. Cuma keterbatasan ekonomi lah yg harus membuat saya belum bisa kuliah, ingin sekali rasanya menambah wawasan tentang design. Dan itu yang saya lakukan sekarang, belajar dan terus mencari Pak.. ya dengan cara liat2 refresni2 di Intenet, buku, dll. Termasuk di website Bapak.
Saya banyak terbuka pikiran saya setelah membaca artikel2 dan learning2 dari Pak Surianto..

surianto rustan
Iya Mas,
Yg penting byk lihat2 internet, belajar dr sana, terus praktek dg menerima pekerjaan2 desain, dan rajin tanya2 seperti ini, pasti lama kelamaan juga bisa koq ๐Ÿ™‚
Asalkan jgn minder & niat hrs kuat.

Dark Pane
Bener Pak,
Ohya terus mau tanya lagi pak.
Saya baca di learning nya Pak Surianto,
Kalo riset ,analysa, strategi dll mungkin tidak dimiliki oleh orang awam (specially yg bukan anak kuliahan)
Nah, apakah semua itu bisa Pak pelan2 kita pelajari sendiri?
riset, analisa, cari strategi, dll. Nah keahlian riset, analisa, strategi, dll ini yang mungkin tidak dimiliki oleh awam. – See more at: http://www.suriantorustan.com/en/learning/82/wawancara-seputar-desain-grafis-dan-permasalahannya/#sthash.oJqOvh05.dpuf

surianto rustan
Tentu bisa Mas, belajarnya biasanya sekalian pas dpt order desain dr klien, nah ketiga langkah tsb kita terapkan pas ngerjain proyek tsb. Lama2 terbiasa pake langkah itu.

7 Replies to “Menjadi desainer grafis harus kuliah dulu? Riset, analisa, strategi, tidak dimiliki orang awam?”

  1. benr bgt tu,,,,
    saya hanya lulusan SMK tehnik dan jaringan
    tp sekarang saya bekerja sebagai designer grafis di perusahaan di jakarta
    saya bagian design sarung tablet…jauh bgt kan dengan design..
    saya belajar design grafis dengan otodidak..bahkan tidak ada satupun guru..
    saya hanya tertarik dengan design sejak saya menginjak di kelas 2…sma..
    saya dulu hanya melihat orang mendesign undangan dari situ saya mulai tertarik untuk masuk dunia design..
    saya hanya belajar di warnet,,,maklum dulu saya tidak mampu untuk beli laptop.ataupun komputer,,jadi saya hanya modal flasdisk 8gb,,,,untuk menyimpan program design tp yang versi portable nya….tiap hari saya belajar dan terus belajar,,cari referensi di internet…dan hasil nya pada penghujung kelas 3,,istilah sekarang perpisahan…saya di percaya teman2 dan guru saya untuk mendesign sebuah buku dan kertas nya untuk sekolah..dari sini saya mulai percaya diri dan terus mengembangkan kreatifitas…
    inti nya jangan pernah putus asa,,ada kemauan,,,di situ pasti ada jalan
    dan bener bagt kata surianto design grafis berhubungan erat dengan bahasa inggris,,saya dulu juga tidak bisa,,saya belajar dari mendengarkan lagu,nonton film,baca2 blog bhs inggris,,
    dan hasil nya sekarang saya rasakan,,,
    saya hanya memakai photoshop,illustrator,dan corel
    dari design grafis saya bisa makan,,yang dulu ng mampu beli laptop sekarang bisa,,,
    dan satu lagi saya dari kampung,,,coba mengadu nasib di jakarta…ternyata otak orang kampung ng kalah sama orang kota,,,,yang pasti jangan minder..jangan malu untuk belajar..
    dan terakhir ngak perlu harus kuliah,,kalo emang blum bisa..
    kalo kita mau di internet semua ada…sekarang hidup sudah di permudah dengan internet sekarang tinggal bagaimana kita memanfaatkan fasilitas ini dengan baik dan benar..
    ini di ambil dari pengalaman pribadi
    there’s a will,,there’s a way
    terima kasih ..mf ikut koment….
    saya hanya ingin berbagi

  2. Bener banget, saya juga g kuliah, alis kaga lulus dikarenakan keungan..
    Sudah 5 tahun saya bekerja sebaga web desain, desain grafis, saat ini saya membuka sendiri ๐Ÿ˜€

    Salam sukses, MDesain.com

  3. slamt mlm pak.surianto ?
    knalkan sya gio ,,
    sya ingin brtanya kpda bpak tntang jurusan kursus komputer ?
    menurut bpak jurusan komputer yg ke depannya baik buat cri krj itu jrusan apa y pak ?
    dan sya ingin kursus komputer jrusan progammer ,tp sya cuma sdikit tahu tntang jrusan itu ?
    sekiranya bpak surianto tidak keberatan untuk memberi penjelasan kpda sya tntng jrusan progammer itu ?
    terima kasih sbelumnya

  4. Selamat siang pak Rio.. Sy lulusan bidang kesehatan, namun hobi editing visual. Menggeluti desain kecil2an sudah lama, utk keperluan wedding teman2 terdekat atau pun kegiatan mahasiswa di kampus sering order secara gratisan, tp sy tetap senang dg maksud membantu. Namun semuanya hanya berdasar belajar otodidak. Program yg slalu sy pakai pun cuma Adobe Photoshop dan Lightroom. Dikarenakan sy belum mahir menggunakan Corel draw ataupun illustrator. Yg ingin sy tanyakan, apakah sy pantas untuk menyambi freelance dalam dunia desain grafis? Selama ini Alhamdulillah teman2 bisa dibilang puas dg hasil kerja sy, tp sy minder utk menjadikannya usaha sampingan, dikarena sy tidak punya dasar ilmu yg formil ttg DKV.. Kalau suatu saat menarik harga miring berdasarkan krna tidak berijasah DKV, apakah tidak berdampak buruk? Jujur mengenai standart harga jasa desain pun sy masih meraba-raba dan kebingungan, pak.. Terimakasih banyak atas perhatiannya pak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *