Apa perbedaan brand identity, corporate identity, identitas visual?

Mon, Mar 3, 2014 at 7:32 PM

Kpd Pak Rustan,

Salam Desain !

Malam pak, saya mahasiswa universitas Tarumanagara.. saya sedang mengerjakan tugas yang berhubungan corporate identity , saya mau bertanya apakah perbedaan antara brand identity, corporate identity , serta identitas visual? karena saya sendiri bingung untuk membedakannya , mirip” soalnya pak ketiga2 ny pak .. trima kasih

Tue, Mar 4, 2014 at 7:54 AM

Halo, maaf baru balas,
sebelumnya perlu diketahui bahwa tidak ada 1 pengertian yang fix dari istilah2 yang kamu tanyakan itu. maklum saja karena bidang ini sudah cukup lama dan sudah diteliti oleh jutaan orang di dunia, dan mereka masing2 memiliki pengertian yg berbeda2 thd istilah tsb.

Jadi istilah2 ini bukan eksklusif milik bidang desain grafis!

ini beberapa pengertian sejauh yg saya ketahui, ini juga diambil dari berbagai sumber, selayaknya kamu menggali lagi dari sumber2 lain lagi utk mengambil intisari maknanya:

brand identity
setau saya minimal ada 2 pengertian:
1. perangkat brand yang bersifat mengidentifikasikan, spt logo, name, tagline, color, typography, dll. mungkin sound branding juga termasuk di dalamnya (sound branding juga disebut: audio branding, music branding, sonic branding, acoustic branding, sonic mnemonics)
2. brand identity lawannya brand image. brand identitiy dibangun oleh si entitas (bisa perusahaan, produk, tokoh, partai, dll), untuk disampaikan / ditanamkan dalam benak masyarakat sehingga menimbulkan brand image. jadi brand identity adalah identitas yang dibangun oleh si entitas, brand image adalah persepsi mental di benak masyarakat mengenai brand identity tersebut.

corporate identity
istilah ini banyak berbaur dengan istilah brand identity. berbagai pihak menyatakan bahwa corporate identity adalah segala atribut fisik perusahaan seperti color, desain, tulisan, dll.
banyak sumber menyatakan bahwa corporate identity terdiri dari 3 bagian:
– visual / design (logo, seragam, colour)
– communication (advertising, public relations, dll)
– behavior (nilai2 perusahaan, budaya perusahaan, dll)
tentang hal ini saya juga bahas di buku saya ‘mendesain Logo’.

identitas visual / visual identity
pengertian yg ini agak lebih seragam: yaitu disamakan dengan brand identity, cuma yang visual saja: elemen2 visual sebagai identitas perusahaan.

utk lebih jelasnya, ini ada beberapa ebook & links yg bisa kamu pelajari supaya lebih ngerti, dan tentu saja memperkaya daftar pustaka di papernya 🙂

ebook ttg logo:
– designing brand identity – alina wheeler
– brand identity essentials – kevin budelmann, yang kim, curt wozniak
– logo design workbook – adams moroika
– logo design love – david airey
– Landor brand strategy (ini tentang Landor, konsultan branding terbesar di dunia dan karya2nya)
– the brand glossary – publisher: palgrave macmillan (kamus brand, bagus bgt)

ebook ttg brand:
– creating powerful brands – Leslie de Chernatony, Malcolm McDonald, Elaine Wallace
– building strong brands – Aavid A. Aaker (bapak brand dunia)
– ingredient branding – Philip Kotler (bapak marketing dunia)

website:
www.interbrand.com (di sini banyak artikel pdf gratis yang bisa dipelajari)

sementara demikian, mudah2an bisa membantu.
Terima kasih.

4 Replies to “Apa perbedaan brand identity, corporate identity, identitas visual?”

  1. Halo Pak Rustan… Saya Taufik Akbar mahasiswa Desain Komunikasi Visual tingkat akhir dari kampus STIKOM Surabaya

    pak rustan saya mau tanya… dari buku yang saya baca jika ditinjau dari step by step pelaksanaan visual identity hanya bisa dilakukan apabila telah terbentuknya suatu brand identity.. yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah terbentuknya suatu brand identity hanya bisa ditandai dengan terciptanya suatu logo agar bisa berlanjut ke pelaksanaan visual identity atau mungkin brand identity tidak hanya berbentuk sebuah logo contohnya elemen2 budaya ataupun identitas yang telah lama terpendam di benak masyarakat tanpa dihadirkan dalam bentuk sebuah logo?

    sama apakah Corporate Identity dan Visual Identity tidak dapat melahirkan logo dan hanya Brand identity yang bisa?

    tolong di jawab yah pak… jawaban anda akan sangat membantu saya

    1. Halo Mas Taufik, sebelum menjawab, saya mau tanya dulu, tentang visual identity, bacanya dr buku apa ya? Terima kasih.

  2. Sebelumnya maaf pak baru bales
    untuk enam langkah brand itu ada di buku brand and brand lognifity karya Philip Kotler… kalau untuk Visual Identity Sendiri seperti banyak yang beranggapan bahwa hanya berfungsi sebagai elemen pelengkap “Logo” (dalam hal ini Brand Identity) untuk di implementasikan ke media. Melalui buku metodologi penelitian Budaya rupa karya dr. Agus Sachari melalui model kajian estetika pemberdayaan Saya hanya berskeptis pak apakah Visual Identity hanya bisa berlaku jika Brand Identity telah terbentuk dalam konteks telah melahirkan suatu logo… atau Visual Identity bisa langsung menggambil alih untuk melahirkan sebuah logo jika brand identity nya telah terbentuk tanpa melahirkan sebuah logo..

    1. Halo Mas Taufik AKbar,
      Saya sangat tertarik sekali dengan pertanyaan Anda, tapi terus terang saya sangat bingung dengan kalimatnya, karena banyak yang tidak jelas. Untuk itu, berikut ini saya pilah2 pertanyaannya sehingga struktur persoalannya menjadi jelas, dan jadinya saya bisa belajar lagi dengan tujuan menjawab pertanyaan2 Anda tsb.

      1. 6 langkah brand ada di buku Philip Kotler: brand and brand lognifity.
      Yang saya belum jelas: sejauh yang saya tahu, tidak ada buku Philip Kotler dengan judul spt itu. Ini adalah list buku2 Philip Kotler yang membahas tentang Brand dan judulnya mengandung kata “brand”: B2B Brand Management, Brand Sense, Ingredient Branding, Kellogg on Branding, Principle Marketing and Brands, Audio Branding, High Visibility, Building Global Biobrands. Di luar buku2 itu banyak lagi buku Beliau tapi membahas soal Marketing.
      Usul saya: bagaimana kalau Mas foto cover dan halaman dimana terdapat 6 langkah brand tsb., sehingga bisa saya baca & pelajari dulu sebelum menjawab pertanyaan ini.

      2. Visual Identity, banyak yang beranggapan bahwa hanya berfungsi sebagai elemen pelengkap “Logo” (dalam hal ini Brand Identity).
      Yang saya belum jelas:
      – Apa betul maksudnya begini?: “Visual Identity adalah pelengkap Logo (Logo = Brand Identity)”.
      Tolong dijawab dulu pertanyaan saya ini.
      – “banyak yang beranggapan”: siapakah yang beranggapan ini? kata teman2? kata dosen? atau baca dari sumber mana?
      Usul saya: Ini tolong saya diberitahu sumbernya, supaya bisa saya pelajari lebih lanjut.

      3. buku metodologi penelitian Budaya rupa karya dr. Agus Sachari
      Saya tidak pernah membaca buku ini. Kalau boleh difoto/dicopy cover dan halaman di mana terdapat “model kajian estetika pemberdayaan” yang Anda pakai sebagai referensi ini.

      4a. Visual Identity hanya bisa berlaku jika Brand Identity telah terbentuk dalam konteks telah melahirkan suatu logo.
      Yang saya belum jelas: apakah maksudnya spt ini? Brand Identity > Logo > Visual Identity.

      4b. Visual Identity bisa langsung menggambil alih untuk melahirkan sebuah logo jika brand identity nya telah terbentuk tanpa melahirkan sebuah logo.
      Yang saya belum jelas: apakah maksudnya spt ini? Brand Identity > Visual Identity > Logo

      Ini saya mohon maaf, orang bertanya koq dijawab dengan pertanyaan lagi. Karena kalau saya tidak tanya dulu tiba2 langsung jawab, wah bisa bahaya, bukan cuma Anda yang salah kaprah, tapi orang lain yang membaca juga jadi salah paham.
      Sementara itu dulu Mas, mohon dijawab pertanyaan2 saya, saya usahakan banget untuk menjawabnya.

      Terima kasih,
      Salam suxes!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *