Istilah Editor dalam bidang desain grafis

Ai JanuArt
Halo apa kabar
Apa kabar pak Surianto? Udah lama temenan di FB tapi baru sekali ini menyapa. Hehe… Sebelumnya saya mau terima kasih, saya punya satu buku pak Surianto yg tentang Logo. Bukunya sangat bagus. Membantu sekali. Jadi semacam kitab suci desain logo hehe…
Sebetulnya ada yg mau saya tanyakan. Saya ini awam di bidang seni grafis dan desain grafis. Tapi saya punya minat yg cukup besar di dunia ini. Itulah kenapa saya beli buku “Mendesain Logo” (buku lain belum kebeli hehe).
Begini pak, saya sering upload karya ke fb dengan harapan ada yg kasih kritik & saran dari para ahli. Kadang ada juga orang awam (seperti saya) yg ikutan komen kira2 begini
“Editan lu keren juga bro”. Atau
“Gua juga mau dong foto gua dieditin kaya gitu”.
Pernah juga liat ada forum yg menamakan dirinya “xxx editor” isinya berupa artwork. Hampir tiap hari ada artwork baru. Dan yg komen isinya kebanyakan seperti yg saya tulis diatas.
Pertanyaan saya. Tepatkan istilah “edit” untuk sebuah kegiatan desain atau pembuatan artwork grafis dan istilah “Editor” untuk orangnya??
Mengingat istilah edit juga ada di dalam proses desain. Bahkan menu edit pasti ada di (hampir) semua software grafis.
Itu saja pak. Mohon maaf kalau kepanjangan & merepotkan hehe. Terima kasih [:)]

Surianto Rustan
April 17
halo Mas Ai JanuArt, saya jawab sepanjang pengetahuan saya yang terbatas ini ya: istilah edit sangat umum, tidak eksklusif di bidang desain grafis saja, tapi juga ke area literatur, jurnalistik, informasi teknologi, dll. Jadi apabila saya melakukan seperti yang Anda lakukan, lalu saya menyebut diri saya editor, itu sah-sah saja menurut saya, namun ini hanya di area sempit dan personal, yaitu saya sendiri dan mungkin teman2 yang kenal saya, tapi untuk sampai ke area publik, masyarakat taunya editor itu ya itu tadi, ada yang taunya editor surat kabar, HTML editor, mengedit surat, dll.
Itu sejauh pengetahuan saya.
Suxeselalu Mas Ai [:)]

Ai JanuArt
April 22
Oh gitu. Ok deh makasih yah pak Rustan [:)]

Mau buka usaha desain grafis

Misbah Lutfi
selamat pagi mas rustan hehe

Surianto Rustan
April 14
halo

Misbah Lutfi
April 14
butuh cerahan sedikit nih mas, kan saya mau buka Usaha DG menurut mas apa sih yg harus saya persiapkan selain mental dan tanggung jawab yg tinggi
pertanyaan nya kurang baik ya mas

Surianto Rustan
April 14
maaf barusan pesan makanan [:)]
wah banyak sekali yg perlu dipersiapkan.

Misbah Lutfi
April 14
oh gitu okey mas
sangat penasaran ingiin tau saya mas

Surianto Rustan
April 14
antara lain kemampuan manajemen bisnis dan komunikasi praktis

Misbah Lutfi
April 14
ooh ia itu si sudah saya persiapkan mas, haruskah saya memilih mana target klien saya atau kah saya harus menerima semua orang yg apabila dia membutuhkan sayapun harus siap jadi kaya tukang gitu.

Surianto Rustan
April 14
sebaiknya untuk awal, terbuka bagi siapapun yg memerlukan jasa kita, nanti apabila sudah berjalan sekitar 2/3 tahunan akan kelihatan kita cenderung kemana

Bagaimana cara menentukan harga suatu logo?

Wisely Shen
[:D] lagi sibuk ga pak?

Surianto Rustan
January 22
ga nih, lg ga bisa mikir [:)] silahkan..

Wisely Shen
January 22
hehe
mau nanya ni pak seputar logo
boleh yaa?
[:D]

Surianto Rustan
January 22
silahkan..

Wisely Shen
January 22
gimana sih pak cara nentuin harga suatu logo?
faktor2 nya apa aja ya?
apa cuma karena ke-terkenalan desainer atau kebesaran perusahaan si klien?
aku bingung hehe

Surianto Rustan
January 22
wah byk bgt faktor2nya

Wisely Shen
January 22
hehehehhe
kalo menurut kita suatu logo itu bagus dan mahal, pantas nga dijual harga murah?
Apa kita harus desain logo murahan kalau dikasi budget murahan?
hmmm
mnrt pak rustan gmn

Surianto Rustan
January 22
plg dasar adalah: hitung harga kerja per hari / mandays. berdasarkan pengeluaran2 yg dibutuhkan utk bikin logo tsb, misal: uang kos, listrik, internet, pulsa tlp, dll, tar dirata2 perharinya jadi berapa rp. nah lalu ditambah keuntungan yg kita inginkan, maka dapatlah hrg mandays-nya, nah kalo dah dapet, utk ngerjain itu logo butuh brp hr? maka kalikan dengan mandays tsb

Wisely Shen
January 22
ohhh
berarti mesti di estimasi ya pak berapa hari kurang lebih selesai

Surianto Rustan
January 22
iya

Wisely Shen
January 22
jadi misal dikasi budget seadanya
kita harus hitung sedanya bisa selesai cepat bbrp hari
[:p]

Surianto Rustan
January 22
ga, biasakan jgn berdasarkan budget klien, tp berdasarkan biaya yg kita butuhkan utk bikin dsgn itu

Wisely Shen
January 22
Ah I see

Surianto Rustan
January 22
ingat! jgn selalu berpikir kita yg butuh, tapi klien juga butuh, artinya kita sama2 butuh, krn itu hrs seimbang

Wisely Shen
January 22
hmm
misalnya nih pak
kalau dibayar cuma 10$
buat sebuah logo kecil
untuk cuma usaha kecil yang baru buka
10$ itu cukup nga
mnrt pak rustan
apa ini ga baik buat desainer?
karena nanti terbiasa desain yang jelek dan isntan

Surianto Rustan
January 22
statusmu apa? kuliah? kerja? sdh brp lama bkrj di desain?

Wisely Shen
January 22
Masih mahasiswa pak masi newbie
baru beberapa bulan mulai mencoba
aku mau coba” menjual jasa bikin logo seadanya tapi aku takut nanti kedepan aku jadi desainer kecil2 an

Surianto Rustan
January 22
oh, kalo gitu berarti profit yg kamu butuhkan bukan uang, tetapi pengalaman, portfolio, network, dll. jadi terima saja apa yg mereka tawarkan

Wisely Shen
January 22
Ah
I see
Nga perlu pusingin soal price dulu kan pak kalau status aya begini?
saya bingung kadang2
orang2 apalagi keluarga bilangnya aku ngapain coba2 kerja dibayar kecil apalagi desain
tapi aku sendiri suka dan butuh memang pengalaman

Surianto Rustan
January 22
iya, jgn pusing dulu soal price, toh kamu belum ada pengalaman & portfolio / client list, jadi berkarya dulu sebanyak2nya ningkatin mutu, itu yg utama bagi seorang newbie, nanti setelah byk klien, pengalaman & portfolio, silahkan naekin harga

Tentang project management, branding, arsitektur

Alam Wijaya Senopati
April 1
project management?
btw project magt di desain grafis spt apa ya Pak?
#maaf blm tau, sy baru taunya project magt d arsitek Pak, hhe [;)]

Surianto Rustan
April 1
membahas perjalanan sebuah proyek desain dari depan sampai produksi

Alam Wijaya Senopati
April 1
nah klo bgtu, media yg terkait bisa luas sekali ya Pak?
#misal (ini yg saya ketahui): klo utk printed matter bs beragam kertas, printing method, dll; trs klo yg terkait dgn environmental graphic design bisa berupa material apa yg bisa dipake (indoor/outdoor)
seperti itukah/bgmn Pak? [;)]

Surianto Rustan
April 1
betul, tapi ini kaitannya bukan lebih ke desainnya, melainkan manajemen resource, relasi klien, dan berbagai pihak lainnya, pricing, marketing, dll

Alam Wijaya Senopati
April 1
nah klo yg spt saya sebutkan itu, sdh masuk ke tahapan dalam desain itu sendiri/bgmn Pak?
jadi seorang desainer dlm merancang pun tdk hanya memikirkan ttg kontennya, tp konteks di mana desain itu akan dikomunikasikan; begitukah Pak? [;)]

Surianto Rustan
April 1
apanya ya maxudnya?
tentunya iya. kalo saya bilang mah ada 3: desain, bisnis, komunikasi

Alam Wijaya Senopati
April 1
maksud saya; klo sy berpendapat soal pemilihan material, metode, dll td, termasuk salah satu bagian yg harus sdh dipertimbangkan dlm proses mendesain itu sendiri kan Pak?
klo maksud Bapak dgn desain, bisnis, & komunikasi; itu spt apa Pak?

Surianto Rustan
April 1
iya tentunya. desain, bisnis, komunikasi itu lingkaran luarnya. kalo di dlm desainnya sendiri ya poin2 yg kamu sebutkan tadi

Alam Wijaya Senopati
April 1
mm bgtu ya [:)] sptnya mulai mengerti, hhe [;)]

Surianto Rustan
April 1
yang byk dilakukan sekolah desain hanya mengajarkan lingkaran dalam saja, seharusnya bidang2 lain yang mendukung pekerjaan juga diajarkan

Alam Wijaya Senopati
April 1
klo menurut Pak Rustan sendiri (ini sy pgn tau pendapat dr kalangan desainer grafis); branding, dan elemen ekspresinya dlm desain grafis; klo diterapkan (/dipadankan, digabung, atau lainnya) di bidang arsitektur, bisa gak Pak?

Surianto Rustan
April 1
semuanya terkait dan memiliki bahasa yang hampir sama, tidak hanya antar bidang2 yang serupa, contohnya visual: grafis, arsitektur, seni murni, dll, tapi juga yang manifestasinya berbeda: musik, tari, patung, teater, dll

Alam Wijaya Senopati
April 1
oo
nah klo desain grafis & arsitektur, contoh kaitannya spt apa ya Pak?

Surianto Rustan
April 1
segala prinsipnya sama koq: irama, balance, unity, kontras, emphasis, grid, dll

Alam Wijaya Senopati
April 1
penerapan desain grafis pada arsitektur (co: signage, dll), bisa memperkuat brand bangunan, atau suatu entitas yg diwakili Pak?

Surianto Rustan
April 1
pada dasarnya identity ada 3 aspek: visual, komunikasi, behavior. jd keseluruhannya hrs unity. apa sdh pernah baca buku saya yg mendesain logo? di situ ada koq

Alam Wijaya Senopati
April 1
penerapan desain grafis pada arsitektur (co: signage, dll), bisa memperkuat brand bangunan, atau suatu entitas yg diwakili Pak?

Surianto Rustan
April 2
iya, tentunya. penerapan yang konsisten diimplementasikan di segala media, pastinya bisa membangun citra yang diinginkan

Mau membuat sign system bernuansa batik

Loadinata Putra
Tanya typografi
Sore pak.. Saya mahasiswa UBM.. Dan saya saat ini lg skripsi.. Dan saya mengambil tema Sign system yang bertema batik.. Klo untuk batik.. Font apa ya yang pas dan bagus untuk sign system itu.. Terima kasih pak.. Mohon bantuannya..

Surianto Rustan
March 28
tipografi bisa bermanifestasi / berwujud 3:
1. sebagai teks: biasa di temui dlm bentuk naskah di majalah, dan media2 yg bisa menampung teks yang panjang
2. sebagai penghantar informasi: dlm media2 seperti rambu, signage, way findings, dll
3. sebagai image.
Nah, sign system masuk di golongan 2: information delivery (penghantar informasi). di sini legibility dan readability sangat krusial. harus jelas. jadi yang mendasari pertanyaan sbaiknya bukan masalah estetika, cocok tidaknya, kecocokan dengan background, dll, tapi yg lebih penting adalah faktor fungsional: jelas tidaknya, terbaca tidaknya, faktor optis, jarak baca, durasi pembacaan, dll.
Demikian, mudah2an jelas [:)]

Loadinata Putra
March 28
owwhhh gitu ya pak… terima kasih ilmunya pak… sangat bermamfaat..

Tambahan dari saya: jadi silahkan saja membuat gaya batik dalam tulisan pada sign system tsb, maupun pada backgroundnya, dll. yang terpenting syarat sign system sebagai information delivery tidak dikorbankan. jadi syarat legible dan readable harus tetap dipertahankan.

Mendesain Company Profile tanpa wawancara dengan Klien

Tati Pertiwi
Hallo Pak Rustan apa kabar?
aku mau minta bimbingannya mengenai cara mendapatkan brief selain dari klien.
aku disuruh (bukan diminta) untuk membuat company profile sebuah perusahaan kecil. Namun karena ini adalah tantangan yang diberikan si-empu-nya, jadi briefnya hanyalah “lihat saja di website kami”.
untuk isi comp profile aku udh baca2 di om gugel hehe. namun untuk menentukan bgmn desain yang cocok untuk comp frofile mereka caranya bagaimana ya pak?
langkah apa saja yang bisa aku ambil sebelum menentukan desain. dalam hal ini “mewawancarai keinginan klien” sepertinya ndak bisa krn sesuatu hal.
makasih banyak bapak rustan [:)]

Surianto Rustan
February 23
Halo Mba Tati,
ini masukan dr saya yg sgt terbatas pengetahuannya:
sayang ya, padahal semaikn byk dan lengkap data hasil riset (website, wawancara owner, wawancara staff, kuesioner target audience bila perlu, dll) maka semakin tepat strategi pemecahannya.
soalnya website itu utk konsumsi umum, sedangkan yg dibutuhkan adalah wawancara personal. perumpamaanya begini:
misalnya kamu ada masalah, tidak mungkin kamu curhat ke semua orang sedunia tanpa pandang bulu, pastinya kamu hanya curhat ke teman2 dekat atau keluarga yg kamu tahu persis dapat membantu memberikan pencerahan dlm menyelesaikan masalahmu, dan tahu betul dia tidak cerita2 lagi ke org lain.
nah, keadaannya sama. bahasa dan konten di website itu utk konsumsi umum, jd nadanya selalu baik, optimis, profesional, dll. tapi tidak tercermin pribadi yang sebenarnya.
padahal dlm mendesain itu tidak sekadar visual, tp hrs tau kepribadian si entitas. dengan mengetahui kelemahannya, justru kita tau hrs dinetralisir dengan apa, dengan tau sifat2 aslinya, justru nanti dicari strategi visual yg cocok dengannya.
saya sendiri kalau wawancara dengan owner, selalu mengajak mereka melihat seandainya perusahannya itu seseorang, maka kira2 seperti apa perawakannya? pakaiannya? potogan rambutnya? kalau selebritis, cocoknya siapa?, dll. pertanyaan2 yg personifikasi.
nanti akan lebih mudah utk visualnya.

Tati Pertiwi
February 23
yap betul pak. sebab guna comp. profile yang saya baca scara umum untuk menggambarkan perusahaan. gambarannya bukan cuma dikata-kata aja kan pak, tapi lewat visualnya. sebenarnya saya blm dua bulan bekerja di perusahaan itu, dan belum merasa berhak menilai sih. hanya saja mungkin cuma bisa ngambil sedikit aja dan itu masih menurut saya. nah tapi nih pak, ketika saya minta data tentang isi umum comp profile (seperti: sejarah, visi misi, organisasi, fasilitas, dll), klien bilang kalau itu digunakan buat perusahaan diluar seni (maksudnya yang berhubungan dengan jasa nyeni).
saya mengerti pemikiran dia tapi sekaligus bingung dengan pernyataan tersebut . Lalu saya harus buat apa ya? isi di websitenya hanya seperti perkenalan tentang perusahaan, apa yang dikerjakan, dan klien. ada beberapa pertanyaan dibenak saya yaitu:
1. apakah benar isi company profile yang umum digunakan hanya dipakai untuk perusahaan diluar seni. jika iya, lalu yang didalam seni itu isinya seperti apa kira-kira?
2. apakah bisa isi website seperti itu mewakili comp. profile yang profesional.
hehehe maaf pak tampaknya buanyak ya nanyanya. [:)]

Surianto Rustan
February 24
gapapa Mba Tati, saya senang menjawab pertanyaan yg banyak :)))
tapi saya mau tanya dulu nih, maxudnya perusahaan di luar seni apa ya? perusahaan beliau sendiri bergerak di bidang apa? si empunya perusahaan itu latar belakang pendidikannya apa? Terima kasih.

Tati Pertiwi
February 24
asik2 trims, sy bs tau bnyk ni. [:)]
perusahaan di luar seni mngkin maksudny seperti perusahaan minyak, transportasi, jual beli, dll yg bkn desain. perusahaan beliau msh tergolong kecil dan usahany sprti rmh desain grafis. dia lulusan desain dr universitas pak.

Surianto Rustan
February 28
halo, maaf baru bisa balas lagi nih:
1. isi company profile baik perusahaan yg bergerak di bidang desain / seni, maupun bukan, hampir sama saja, biasanya berbicara tentang siapa dia, sejarahnya, apa yg dikerjakannya, bagaimana cara mengerjakannya, di mana kantornya, pabriknya, apa produk / servisnya, struktur manajemennya, keunggulannya, bagaimana cara menghubunginya, dll.
Yang membedakan antara company profile perusahaan desain dan bukan mungkin hanya di segi penampilannya. perusahan desain / seni biasa lebih stylish / bergaya / lebih artistik desain company profilenya, sedangkan yg bukan, biasa lebih plain / tidak terlalu artistik.
mungkin yg menjadi perhatian si empunya, takut Anda mendesainnya terlalu stylish / bergaya seperti perusahaan seni / desain.
2.utk menjawab yg ini, mungkin ada baiknya Anda riset kecil2an ke internet perusahaan yang bergerak di bidang yg serupa dg perusahaan tsb. Memang betul bhw desain apapun (tidak hanya website) bisa mempengaruhi pemikiran di benak masyarakat yg melihatnya tentang perusahaan tsb., lah kalau tidak, semua orang sudah pakai motor bebek saja yg lebih irit, tapi kenyataannya kan tidak, ada yg senang desain yg beda, fitur yg beda, dll.
Sekian dulu Mba, nanti kepanjangan [:)]

Tati Pertiwi
March 9
makasih banyak pak rustan infonya.
company profile mereka sudah selesai sy kerjakan dan alhamdulillah hasilnya mereka puas. [:)]
ngomong2 sy sedang semester akhir dan butuh banyak pembimbing. sy harap bpk mau jawab2 lagi pertanyaan sy nanti. he he he… sepertinya akan banyak bertanya. [:)]

Surianto Rustan
March 10
oh silahkan Mba, dengan senang hati saya menjawabnya. jangan sungkan2. semoga lancar dan suxes studinya [:)]

Macet saat Mendesain?

Maria Arum
selamat malam Pak Rustan,
sebelumnya terima kasih karna bapak sudah confirm saya [:)]
perkenalkan saya Arum, saya mahasiswi dkv…
begini pak, ada hal yang membuat saya bingung setiap mau membuat desain, apa boleh saya meminta nasehat bapak tentang hal ini?

Surianto Rustan
March 3
silahkan Mba Arum, dengan senang hati saya menjawab sejauh pengetahuan saya.

Maria Arum
March 4
terima kasih pak…
saya sudah pernah baca…kalau dalam membuat desain kita harus tau dulu apa masalahnya, apa pesan yang ingin disampaikan, baru kita memvisualkan pesan yang sesuai dengan karakter target…jadi bukan asal bikin
nah, dalam mengerjakan tugas, misal membuat poster, saya sudah coba mengikuti langkah2 itu…tapi kok tetep merasa kesulitan di bagian memvisualkan pesan ya pak?
sudah corat/e di kertas ttg permasalahan, trus pesan yang ingin disampaikan, tapi masih macet di bagian mendesainnya,
kenapa bisa gitu ya pak.. apa pengetahuan saya masih kurang, kurangnya kemampuan saya di bidang desain, atau bagaimana ?

Surianto Rustan
March 8
apa sudah idea brainstorming? membuat semacam brainstorming secara verbal dulu sebelum ke visual, jaid misalnya setelah interview dgn klien dapat keyword: bersahabat, nah, dari situ dikembangkan: bersahabat > salaman > pelukan > dempet > saling berhadapan > akrab > anak2 > teman > main > lari2an > permainan tradisional > jawa tengah > dolanan > senang > tertawa > dll. Ini dikembangkan dlm bentuk mind-mapping (spt pohon yg bercabang2, atau berbentuk linear seperti contoh di atas. terserah enak yg mana. nah itu kan baru dari satu kata, nah kata lainnya bisa dikembangkan gitu juga, akhirnya didapat perbendaharaan verbal yg banyak sekali. dari situ baru kata2 yg kayaknya potensial dibikin sketsanya, bisa juga sketsa tsb merupakan bentuk gabungan dari beberapa keywords tsb.
jadi mxd saya jgn langsung masuk ke visual, tapi verbal dulu, mudah2an bisa membantu.

Maria Arum
March 11
oh gitu ya pak…oke saya coba..
makasih atas sarannya [:)]